Cara Kerja Resistor

Pengertian Resistor


Selain transistor dan transformator, resistor juga salah satu perangkat elektronik dasar yang paling umum digunakan. Resistor terbuat dari berbagai macam bahan, bisa menggunakan kawat enamel khusus, atau sering menggunakan karbon dengan jumlah dan nilai resistansi tertentu.


sejarah resistor


Resistor juga dapat diartikan sebagai komponen perangkat keras elektronik pasif dalam suatu rangkaian elektronik, dan ia juga memiliki nilai resistansi tertentu. Nilai tahanan ini berfungsi sebagai pembatas dan dapat mengatur arus yang lewat. Resistor yang dapat kami gambarkan juga memiliki bentuk oval dan memiliki banyak cincin berwarna. Setiap warna resistansi memiliki nilainya sendiri-sendiri, yang dapat dihitung menggunakan rumus tertentu.


apa yang terjadi jika resistor terbakar


Fungsi resistor 

Fungsi resistor adalah untuk memberikan tahanan arus tegangan rendah yang akan masuk dan dibatasi sesuai dengan nilai resistansi yang ditentukan oleh resistor itu sendiri. Oleh karena itu resistor ini sering juga disebut sebagai pembatas. Nilai satuan ohm diwakili oleh simbol (Ω).

Resistor memiliki bentuk yang bermacam-macam, dan biasanya memiliki bentuk yang panjang dengan dua tiang. Di bagian luar, terdapat garis berwarna untuk menunjukkan besarnya hambatan. Untuk informasi tentang cara membaca, lakukan penelitian menyeluruh di https://id.wikipedia.org/wiki/Resistor


Cara kerja resistor

Cara kerja resistor ini sangat sederhana yaitu menahan arus agar tidak mengalir dari satu ujung kutub ke ujung yang lain, nilai resistansi berubah sesuai dengan peraturan tentang tahanan, kemudian arus mengalir ke elektronik. komponen yang membutuhkan tahanan yang lebih kecil agar komponen elektronik dapat mempertahankan keawetannya. Selain bertindak sebagai resistor pembatas arus, ia juga memiliki fungsi lain, termasuk shunt, reduksi arus, dan pembagi tegangan.

Resistor itu sendiri adalah yang termurah untuk semua komponen elektronik dasar, dan harganya berkisar antara 200 hingga 2.000 rupee, tergantung dari bentuk, bahan pembuatan, dan nilai resistansi di dalamnya.


temukan juga artikel menarik lainya di teknoinfokamu.com

LihatTutupKomentar