Cara Menghitung Resistor SMD

Resistor merupakan komponen elektronika yang memiliki dua buah pin dan dirancang untuk mengatur tegangan dan arus listrik. Resistor memiliki nilai resistansi yang dapat menghasilkan tegangan listrik antara dua pin, tegangan terhadap resistansi berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan persamaan hukum Ohm:


V = I . R


I = V / R


Resistor digunakan sebagai bagian dari rangkaian elektronik dan elektronik dan di antara komponen yang paling banyak digunakan. Resistor dapat dibuat dari berbagai elemen dan foil, bahkan kabel resistansi (kabel yang terbuat dari padua

Cara menghitung nilai resistansi menurut kode digital:

Lebih mudah membaca nilai resistansi dalam bentuk komponen chip dibandingkan komponen aksial karena tidak menggunakan kode warna untuk menggantikan nilainya. Kode yang digunakan oleh resistor berupa komponen chip menggunakan kode digital langsung, sehingga sangat mudah dibaca atau disebut resistor kode badan.

Resistor Chip

Contoh :


 

Kode Angka yang tertulis di badan Komponen Chip Resistor adalah 473;

 

Contoh cara pembacaan dan cara menghitung nilai resistor berdasarkan kode angka adalah sebagai berikut :

 

Masukkan Angka ke-1 langsung = 4

Masukkan Angka ke-2 langsung = 7

Masukkan Jumlah nol dari Angka ke 3 = 000 (3 nol) atau kalikan dengan 10³

Maka nilainya adalah 47.000 Ohm atau 47 kilo Ohm (47 kOhm)

 

Contoh-contoh perhitungan lainnya :

222 → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm

103 → 10 * 10³ = 10.000 Ohm atau 10 Kilo Ohm

334 → 33 * 104 = 330.000 Ohm atau 330 Kilo Ohm

 

Ada juga yang memakai kode angka seperti dibawah ini :

(Tulisan R menandakan letaknya koma decimal)

4R7 = 4,7 Ohm

0R22 = 0,22 Ohm

Keterangan :

 

Ohm = Ω

Kilo Ohm = KΩ

Mega Ohm = MΩ

1.000 Ohm = 1 kilo Ohm (1 KΩ )

1.000.000 Ohm = 1 Mega Ohm (1 MΩ)

1.000 kilo Ohm = 1 Mega Ohm (1 MΩ)

LihatTutupKomentar