Pengertian dan Fungsi Relay

teknoinfokamu.com

Pengertian dan Fungsi Relay 

Pengertian relay sendiri secara sederhana dapat diartikan sebagai alat elektronik yang menggunakan arus kecil untuk memutus dan menghubungkan arus yang besar.

 

Mungkin bagi sebagian pemilik mobil terutama banyak pemilik mobil yang masih awam dengan komponen ini, walaupun fungsinya sendiri sangat berharga di dalam mobil, relay mempunyai dua bagian utama yaitu kumparan / lilitan kawat yang nantinya pada saat daya dihidupkan Arus listrik akan dihasilkan. Medan magnet dan kontaktor atau titik kontak, yaitu bagian yang dapat mentransfer arus dari titik A ke titik B.

Untuk komponen lainnya terdapat armatur atau lengan penghubung, dan pegas Titik kontak masih terbagi menjadi dua bagian yaitu: Relai Normal Tertutup: Relai yang dalam keadaan awal dan tidak berenergi dan selalu tertutup. Relai biasanya terbuka: Ini adalah relai yang dalam keadaan awal dan tidak diberi energi dan selalu dalam posisi mati.

 

Phole dan Throw Relay

Karena relai ini juga termasuk dalam rangkaian elektronik yang digunakan sebagai sakelar, istilah "lempar" dan "kutub magnet" juga berlaku untuk rangkaian relai. Pengertian dari polse and throw sendiri adalah sebagai berikut: Pole: jumlah atau jumlah kontak pada relay Thrrow: banyaknya kumparan yang termasuk dalam sakelar Nah, dari terminologi diatas, jenis relay sudah diklasifikasikan menjadi beberapa bagian sesuai dengan untuk situasi relay. Beberapa diantaranya sebagai berikut:

 


Jenis Relay

 

1.       Single pole single throw (SPST) memiliki 4 terminal, 2 terminal digunakan untuk kumparan, dan 2 terminal lainnya digunakan untuk sakelar

2.       Single Pole Double Throw (SPDT) memiliki 5 terminal, 2 terminal coil dan 3 terminal sisanya untuk switching.

3.       Double Pole Single Throw (DPST) memiliki 6 terminal, 2 terminal koil dan 2 pasang sakelar dan sisanya 4 terminal (dua sakelar diaktifkan hanya dengan 1 koil)

4.       Double Pole Double Throw (DPDT) memiliki 8 terminal, 2 terminal koil, dan 6 terminal sisanya adalah 2 pasang relai SPDT yang diaktifkan oleh 1 koil.

 

Fungsi relai di sirkuit elektronik

 

Dari penjelasan di atas dapat dilihat secara jelas bahwa relay memiliki beberapa fungsi penting, antara lain: sebagai sakelar yaitu sebagai penghubung atau pemutus arus; sebagai pengontrol yang menggunakan rangkaian tegangan rendah tegangan tinggi; sebagai alat bantu untuk menyediakan jeda waktu pada rangkaian elektronik Sedang (fungsi waktu tunda) sebagai rangkaian pengaman atau rangkaian (dengan fungsi yang sama sebagai sekring) komponen pada relai


Penerapan relay pada mobil atau sepeda motor


Relai sendiri sudah banyak digunakan dalam dunia otomotif mobil dan motor, diantaranya membuat lampu utama lebih terang, digunakan pada sirkuit pengaman kunci mobil, dan digunakan pada klakson mobil agar tidak melelahkan AKI. , Mengatasi masalah overload mobil Nah, demikianlah artikel tentang fungsi relay yang terdapat pada rangkaian mobil atau motor. Semoga bermanfaat, jika menurut anda dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan, silahkan di share

 

Posting Komentar

0 Komentar