Cara Menghitung Arus, Tegangan, dan Daya Pada Resistor

 

Foto atau gambar skema  berikut ini  merupakan contoh rangkaian seri simpel yang terdiri dari 2 buah resistor( R1 serta R2) serta sumber tegangan( V). Buat menghitung arus, tegangan, energi, serta resistansi pada rangkaian seri bisa memakai hukun Ohm ialah V=IxR. V merupakan sumber tegangan dalam satuan Volt( V), I merupakan arus yang mengalir dalam satuan Ampere( A), serta R merupakan Resistansi dalam satuan Ohm(Ω). Uraian lebih detil menimpa hukum Ohm hendak dibahas di posting lain.


 

Pada foto di atas, besarnya tegangan hendak berbading lurus dengan arus, jadi semakin besar sumber tegangan( V) arus yang mengalir pun akan semakin besar ( I) serta kebalikannya. Besarnya arus serta resistansi pada rangkaian seri merupakan berbanding terbalik ialah makin  besar resistansi( R) maka semakin  menjadi kecil arus yang mengalir( I). Ikatan antara energi( P), tegangan( V), serta arus( I) merupakan berbanding lurus. Terus menjadi besar tegangan( V) hingga energi juga hendak terus menjadi besar, demikian pula bila arus yang mengalir terus menjadi besar, hingga energi juga hendak terus menjadi besar. P= I x V, P merupakan energi dalam Watt( W), I merupakan arus dalam Ampere( A), serta V merupakan tegangan dalam Volt( V). Buat lebih jelanya, teman bisa menekuni metode menghitung arus, tegangan, energi, serta resistansi pada rangkaian seri berikut.

 

Bila pada rangkaian di atas dikenal sumber tegangan DC= 12 Volt, R1= 8 KΩ, serta R2= 4 KΩ, berapa arus yang mengalir, tegangan, serta energi di tiap resistor( R1 serta R2).

 

Mari kita tentukan dan pelajari cara berikut ini :

 

Diketahui

 

V= 12 Volt

R1= 8 KΩ ataupun 8. 000Ω( wajib dalam satuan Ohm)

R2= 4 KΩ ataupun 4. 000Ω( wajib dalam satuan Ohm)

RTotal= R1+ R2( sebab rangkaian seri)

RTotal= 8. 000+ 4. 000

RTotal= 12. 000Ω ataupun 12 KΩ

 

Menghitung Arus :

 

V= I x R( Hukum Ohm)

I= V/ R

I= 12/ 12. 000

I= 0. 001 Ampere ataupun 1 mA( mili Ampere)

 

Menghitung Tegangan :

 

Buat menghitung energi, wajib dikenal tegangan di tiap- tiap resistor( VR1 serta VR2). Sebab ini ialah rangkaian seri, hingga arus yang mengalir pada R1 serta R2 besarnya sama( I1=I2).

 

V= I x R

VR1= I1 x R1

VR1= 0. 001 x 8. 000

VR1= 8 Volt

VR2= I2 x R2

VR2= 0. 001 x 4. 000

VR2= 4 Volt

V= VR1+ VR2

12 V= 8 V+ 4 V

 

Menghitung Daya :

 

P= I x V

P1= I1 x VR1

P1= 0. 001 x 8

P1= 0. 008 Watt ataupun 8 mW( mili Watt)

P2= I2 x VR2

P2= 0. 001 x 4

P2= 0. 004 Watt ataupun 4 mW( mili Watt)

 

Kesimpulan

 

Arus yang mengalir( I) merupakan 1 mA

Tegangan di R1( VR1) merupakan 8 V

Tagangan di R2( VR2) merupakan 4 V

Energi di R1( P1) merupakan 8 mW

Energi di R2( P2) merupakan 4 mW


Nah demikian lah artikel teentang cara menghitung Arus, Tegangan, dan Daya semoga artikel ini bermanfaat silahkan komen bila ada yang ingin di tanyakan.

temukan pula berbagai artikel menarik lainya di blog ini terimakasih salam hangat 'Admin'


LihatTutupKomentar